Deretan Negara Dapat Saksikan Gerhana Matahari Cincin 10 Juni

  • Dibaca: 544 Pengunjung
  • |
  • 04 Juni 2021

Gerhana Matahari Cincin 2019 di Batam

Fenomena Gerhana Matahari Cincin (GMC) yang akan berlangsung pada 10 Juni bisa disaksikan di berbagai negara, namun fenomena langit ini tak mengunjungi Indonesia. GMC hanya bisa dilihat jelas di wilayah Amerika Utara. Sementara sebagian besar negara di Eropa dan Asia Timur dan wilayah utara, hanya dapat menyaksikan sebagian saja. GMC diperkirakan bakal berlangsung sekitar 100 menit. Pada fenomena tahap tengah atau 'cincin api', akan berlangsung maksimal 3 menit 51 detik. Kendati tak kebagian GMC, warga di Indonesia dapat menyaksikan gerhana matahari lain yang juga langka, yaitu Gerhana Matahari Hibrida (GMH). Kepala Bidang Geofisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG Hendra Suwarta Suprihatin menjelaskan Gerhana Matahari Hibrida (GMH) adalah GMC yang diikuti puncak gerhana berupa Gerhana Matahari Total (GMT). 

Lokasi GMH dan GMT yang diprediksi berlangsung pada 2023 berada di Nusa Tenggara Timur dan Papua.

Daftar wilayah yang bis saksikan Gerhana Matahari di Indonesia menurut LAPAN.

- Gerhana Matahari Cincin (GMC): 14 Oktober 2042; bisa terlihat di Kalimantan, Sulawesi, NTT.

- Gerhana Matahari Hibrida (GMH): 20 April 2023; Bisa terlihat di NTT dan Papua.

- Gerhana Matahari Hibrida (GMH) 25 November 2049; bisa terlihat di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku.

- Gerhana Matahari Cincin (GMC): 21 Mei 2031; bisa terlihat di Kalimantan, Sulawesi, Maluku.

- Gerhana Matahari Total (GMT): 20 April 2042; bisa terlihat di Sumatera, Kalimantan.

Peneliti LAPAN Rhorom Priyatikanto menyampaikan hingga 2050 akan terjadi 19 GMT, 22 GMC, 4 GMH, dan 21 Gerhana Matahari Sebagian di seluruh dunia.

 

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20210604072341-199-650216/deretan-negara-dapat-saksikan-gerhana-matahari-cincin-10-juni

  • Dibaca: 544 Pengunjung
  • |
  • 04 Juni 2021