Program CSR Penerbit Yaguwipa Menghadirkan Prof. Laba, Akademisi Universitas Dhyana Pura

  • Dibaca: 390 Pengunjung
  • |
  • 24 April 2026
  • |
  • Kontributor: Tisna Rusmadewi

Sesi Foto Narasumber, Prof. Dr. I Nengah Laba Bersama Kepsek, I Made Kondra, S.Pd., M.Pd. dan Peserta pada Rabu, 22/04/2026

Program Corporate Social Responsibility (CSR) yang diselenggarakan oleh Penerbit Yaguwipa kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Kali ini, kegiatan berupa Pelatihan Penulisan Bahan dan Buku Ajar di Era Digital dan Artificial Intelligence (AI) sukses dilaksanakan di SMK Negeri 2 Kuta Selatan dengan melibatkan para guru sebagai peserta utama.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber utama, Prof. Dr. I Nengah Laba, seorang akademisi dari Universitas Dhyana Pura yang memiliki kompetensi di bidang penulisan ilmiah dan pengembangan bahan ajar. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas guru dalam menyusun buku ajar yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, khususnya pemanfaatan Digital dan AI dalam proses penulisan dan pengembangan konten pembelajaran.

Dalam pemaparannya, Prof. Laba menekankan bahwa penulisan buku ajar di era Digital dan AI tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga harus mengedepankan aspek orisinalitas, kedalaman analisis, dan relevansi dengan kebutuhan peserta didik. Ia juga menyoroti pentingnya kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi AI secara bijak sebagai alat bantu, bukan sebagai pengganti proses berpikir kritis dan akademik.

“AI seharusnya menjadi tools untuk mempercepat dan memperkaya proses penulisan, bukan menggantikan kapasitas intelektual penulis. Guru tetap harus menjadi subjek utama dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas,” tegasnya.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa buku ajar yang baik harus memenuhi prinsip pedagogis, sistematis, dan kontekstual, dan mampu mendorong higher order thinking skills (HOTS) pada peserta didik. Integrasi Digital dan AI dalam proses penyusunan buku ajar juga dinilai dapat membantu dalam pengolahan referensi, penyusunan struktur, hingga penyuntingan, selama tetap memperhatikan etika akademik.

Kegiatan ini mendapatkan sambutan yang sangat positif dari para peserta. Para guru terlihat antusias mengikuti setiap sesi. Kepala SMK Negeri 2 Kuta Selatan, I Made Kondra, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai pelatihan tersebut sangat relevan dengan kebutuhan guru di era digital saat ini.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari Penerbit Yaguwipa. Kegiatan ini memberikan wawasan baru bagi guru dalam mengembangkan bahan ajar yang lebih inovatif dan adaptif. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang,” ungkapnya.

Melalui program ini, Penerbit Yaguwipa tidak hanya berperan sebagai penerbit, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia di bidang pendidikan. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk mendorong lahirnya karya-karya akademik berkualitas dari para pendidik di tingkat sekolah.

Ke depan, program serupa diharapkan dapat menjangkau lebih banyak institusi pendidikan, sehingga transformasi penulisan buku ajar berbasis teknologi dapat berlangsung secara lebih luas dan berdampak nyata terhadap peningkatan mutu pembelajaran di Indonesia.

  • Dibaca: 390 Pengunjung
  • |
  • 24 April 2026