Trusted Repository, meningkatkan kinerja Perguruan Tinggi
Data Repository bermanfaat untuk menyimpan data ilmiah perguruan tinggi (photo courtesy: http://helfinformatics.com/data-repository/)
Pada tahun 2002, research library group, sebuah asosiasi penyelengaraan perpustakaan penelitian di Amerika Serikat secara formal mendefinisikan trusted repository sebagai sarana penyimpan dengan akses jangka panjang yang dapat diandalkan bagi pemanfaatan sumber daya digital.
Dikaitkan dengan era digital, repositori lebih mengacu pada tempat penyimpanan koleksi digital yang dihasilkan oleh suatu institusi, utamanya perguruan tinggi.
Pfister (2008) mengemukakan sedikitnya ada tiga pertimbangan membangun respositori lembaga, yaitu :
Empat manfaat memiliki repositori bagi institusi, yaitu :
Denpasar Institute, Lembaga Riset & Pengembangan SDM bekerjasama dengan berbagai lembaga membangun repositori yang memberikan manfaat bagi dosen dan perguruan tinggi.
Hasil-hasil penelitian, artikel ilmiah, makalah, tesis, disertasi dan karya ilmiah lainnya yang tersedia dalam repositori dapat diakses, diunduh, dan/atau disitasi lebih cepat untuk meningkatkan kinerja perguruan tinggi.
disadur dari sumber https://ulfachusnul.wordpress.com/2015/05/27/institutional-repository-sebagai-basis-pengembangan-perpustakaan-digital/
Perkuat Internasionalisasi, Universitas Dhyana Pura Jajaki Kerja Sama Akademik Global dengan VIT India
Wakil Rektor Universitas Dhyana Pura Sampaikan Guest Lecture di VIT India, Dorong Semangat Kewirausahaan Global
Dosen Universitas Dhyana Pura Tampil sebagai Guest Lecturer di VIT India, Perkuat Jejaring Akademik Global
Rektor Universitas Dhyana Pura Sampaikan Guest Lecture di Vellore Institute of Technology dalam Rangka Memperkuat Kolaborasi Akademik Global
Denpasar Institute Dorong Inovasi dan Riset untuk Pengembangan SDM Unggul
Peran Indonesia dalam Bidang Pendidikan di ASEAN
Pola Komunikasi Publik di tengah Pandemi Covid-19
TUMPEK LANDEP–LANDUHING IDEP: RESEARCH METHOD UNTUK MENJAGA KETAJAMAN INTELEGENSI DAN INTELEKTUAL
Pariwisata di Masa Pandemi Covid-19
SADHAKA SANG SISTA: TEMPAT MEMINTA AJARAN DAN PETUNJUK SUCI