Pembelajaran Mendalam dan Ilmu Komunikasi dalam Pembelajaran Warnai Workshop Reviu dan Penyelarasan Kurikulum SMKN 5 Denpasar
Kepsek beserta jajaran dan peserta berfoto bersama narsum, Prof. Laba di akhir sesi workhop pembelajaran mendalam pada Rabu, 10/06/2026 di SMK N 5 Denpasar
Denpasar, 10 Juni 2026 – Dalam upaya memperkuat kualitas pembelajaran dan meningkatkan relevansi kurikulum dengan tuntutan pendidikan abad ke-21, SMK Negeri 5 Denpasar menyelenggarakan Workshop Reviu dan Penyelarasan Kurikulum pada Rabu (10/6/2026) bertempat di Ruang Meeting SMK Negeri 5 Denpasar. Kegiatan ini menghadirkan Prof. Dr. I Nengah Laba sebagai narasumber utama yang membawakan materi tentang Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dan Ilmu Komunikasi dalam Pembelajaran.
Workshop yang diikuti oleh jajaran pimpinan sekolah, ketua program keahlian, dan para guru berlangsung dalam suasana akademik yang dinamis, interaktif, dan penuh semangat. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen SMK Negeri 5 Denpasar untuk terus melakukan penguatan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dunia kerja, serta kebijakan pendidikan nasional.
Kepala SMK Negeri 5 Denpasar, Anak Agung Ketut Ngurah Astara, S.Sn., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas kehadiran Prof. Dr. I Nengah Laba untuk berbagi pengalaman dan wawasan kepada seluruh peserta workshop. Beliau menegaskan bahwa kehadiran narasumber yang memiliki pengalaman luas di tingkat nasional menjadi kesempatan berharga bagi para pendidik untuk memperkaya perspektif dan meningkatkan kompetensi profesional.
Selain sebagai dosen, Prof. Laba juga dikenal sebagai Konsultan Nasional Bidang Manajemen Pendidikan dan pernah mengemban amanah sebagai Lead Consultant Kemendikbudristek periode 2022–2024. Pengalaman dan pemikiran beliau sangat relevan untuk mendukung pengembangan kurikulum dan transformasi pembelajaran di sekolah,” ujar Kepala SMKN 5 Denpasar.
Dalam sesi pertama, Prof. Laba memaparkan konsep Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang saat ini menjadi salah satu paradigma penting dalam transformasi pendidikan Indonesia. Menurutnya, pembelajaran yang berkualitas tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga harus mampu membangun pemahaman yang mendalam, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan karakter peserta didik.
Beliau menjelaskan bahwa pembelajaran yang efektif harus menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna (meaningful), berkesadaran (mindful), dan menggembirakan (joyful). Ketiga aspek tersebut menjadi fondasi penting dalam menciptakan proses pembelajaran yang tidak hanya meningkatkan capaian akademik, tetapi juga membangun keterlibatan aktif dan motivasi belajar peserta didik.
Prof. Laba juga mengupas pentingnya Ilmu Komunikasi dalam Pembelajaran sebagai kompetensi esensial yang harus dimiliki pendidik. Guru tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai komunikator yang mampu membangun interaksi positif, menciptakan iklim pembelajaran yang inklusif, dan menginspirasi peserta didik untuk terus berkembang.
Menurutnya, komunikasi yang efektif menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan pembelajaran karena dapat meningkatkan keterlibatan siswa, memperkuat pemahaman konsep, dan membangun hubungan yang harmonis antara guru dan peserta didik. Oleh sebab itu, guru perlu mengembangkan kemampuan komunikasi interpersonal, komunikasi persuasif, dan komunikasi edukatif yang mampu menjangkau kebutuhan belajar generasi saat ini.
Yang menarik, penyampaian materi dilakukan dengan pendekatan yang inovatif melalui berbagai aktivitas interaktif dan permainan edukatif (educational games). Strategi tersebut berhasil menciptakan suasana belajar yang hidup, menyenangkan, dan penuh partisipasi tanpa mengurangi kedalaman substansi materi yang disampaikan.
Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh wawasan dan pemahaman pentingnya komunikasi efektif dalam menciptakan pengalaman belajar yang berkualitas. Workshop ini juga menjadi ruang kolaborasi yang produktif untuk menyelaraskan visi dan langkah strategis sekolah dalam mewujudkan pendidikan vokasi yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan dunia kerja.
Dengan terselenggaranya Workshop Reviu dan Penyelarasan Kurikulum ini, SMK Negeri 5 Denpasar semakin menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan vokasi yang terus berinovasi dan bersinar ke tengah masyarakat. Melalui penguatan kapasitas guru dan penyelarasan kurikulum yang berkelanjutan, sekolah akan dapat menghasilkan lulusan yang kompeten, berkarakter, komunikatif, kreatif, dan siap bersaing baik di tingkat nasional maupun global.
Buka Peluang Global: Program Kursus Bahasa Asing Intensif di Denpasar Institute untuk Calon Mahasiswa Internasional
Tembus Kampus Top Dunia: Intip Strategi Bimbingan Personalisasi dari Konsultan Denpasar Institute
Pembelajaran Mendalam dan Ilmu Komunikasi dalam Pembelajaran Warnai Workshop Reviu dan Penyelarasan Kurikulum SMKN 5 Denpasar
Bedah Metodologi: Layanan Konsultasi Denpasar Institute Pastikan Kualitas Tulisan Ilmiah Lolos SINTA dan Scopus
Pentingnya Upgrade Skills: Bagaimana Denpasar Institute Membantu Perusahaan Menyusun Struktur Pelatihan Efektif
Peran Indonesia dalam Bidang Pendidikan di ASEAN
Pola Komunikasi Publik di tengah Pandemi Covid-19
TUMPEK LANDEP–LANDUHING IDEP: RESEARCH METHOD UNTUK MENJAGA KETAJAMAN INTELEGENSI DAN INTELEKTUAL
Pariwisata di Masa Pandemi Covid-19
SADHAKA SANG SISTA: TEMPAT MEMINTA AJARAN DAN PETUNJUK SUCI