Trusted Repository, meningkatkan kinerja Perguruan Tinggi

  • Dibaca: 445 Pengunjung
  • |
  • 04 Januari 2021

Data Repository bermanfaat untuk menyimpan data ilmiah perguruan tinggi (photo courtesy: http://helfinformatics.com/data-repository/)

Pada tahun 2002, research library group, sebuah asosiasi penyelengaraan perpustakaan penelitian di Amerika Serikat secara formal mendefinisikan trusted repository sebagai sarana penyimpan dengan akses jangka panjang yang dapat diandalkan bagi pemanfaatan sumber daya digital.

Dikaitkan dengan era digital, repositori lebih mengacu pada tempat penyimpanan koleksi digital yang dihasilkan oleh suatu institusi, utamanya perguruan tinggi.

Pfister (2008) mengemukakan sedikitnya ada tiga pertimbangan membangun respositori lembaga, yaitu :

  1. Peningkatan visibilitas dan dampak dari output penelitian. Para peneliti dan lembaga mendapatkan manfaat dari repositori untuk mengetahui kejelasan dan dampak dari hasil penelitian. Melalui repositori akan lebih mudah diukur seberapa sering sebuah jurnal digunakan, seberapa sering sebuah artikel dalam jurnal ilmiah dibaca atau diunduh, seberapa sering suatu laporan penelitian dibaca, disitasi, atau diunduh.
  2. Perubahan dalam paradigma publikasi ilmiah. Munculnya gerakan untuk menyediakan akses terbuka dan bertanggung jawab terhadap publikasi ilmiah (open access movement).
  3. Perbaikan komunikasi internal. Dengan menyediakan penyimpanan bahan-bahan digital secara terpusat akan mendapatkan manfaat dari bahan yang telah dipublikasikan pada satu sisi, dan pada sisi yang lain menjadi dasar untuk mengetahui bahan-bahan yang belum dipublikasikan secara digital.

Empat manfaat memiliki repositori bagi institusi, yaitu :

  1. Untuk mengumpulkan konten dalam satu lokasi sehingga mudah untuk ditemukan kembali.
  2. Untuk menyimpan dan melestarikan aset intelektual sepanjang waktu.
  3. Untuk menyediakan akses terbuka terhadap karya intelektual institusi kepada khalayak umum.
  4. Untuk menciptakan visibilitas global bagi hasil karya ilmiah institusi.

Denpasar Institute, Lembaga Riset & Pengembangan SDM bekerjasama dengan berbagai lembaga membangun repositori yang memberikan manfaat bagi dosen dan perguruan tinggi.

Hasil-hasil penelitian, artikel ilmiah, makalah, tesis, disertasi dan karya ilmiah lainnya yang tersedia dalam repositori dapat diakses, diunduh, dan/atau disitasi lebih cepat untuk meningkatkan kinerja perguruan tinggi.

disadur dari sumber https://ulfachusnul.wordpress.com/2015/05/27/institutional-repository-sebagai-basis-pengembangan-perpustakaan-digital/

 

 

  • Dibaca: 445 Pengunjung
  • |
  • 04 Januari 2021