Pasca Pandemi, Riset Pertanian Imbangi Sektor Pariwisata

  • Dibaca: 559 Pengunjung

Dr. Gusti Kade Sutawa, M.M., Ketua Aliansi Masyarakat Pariwisata Bali

Covid-19 menumbangkan bisnis pariwisata yang mengakibatkan pekerja pariwisata beralih profesi. Sebagian ada yang memilih menjadi petani. Sebab, sektor pertanian mampu bertahan di tengah badai pandemi Covid-19.

Dr. Gusti Kade Sutawa, M.M., seorang akademisi dan praktisi pariwisata mengungkapkan bahwa pertanian sebelum Pandemi sebenarnya juga sudah memberikan kontribusi terhadap ekonomi Bali diluar pariwisata. “Saat pandemi, sebagian pelaku pariwisata juga beralih menjalankan bisnis yang berbasis e-commerce dengan melakukan jualan online,” jelas alumni program doktor pariwisata Universitas Udayana ini.

Ketua Aliansi Masyarakat Pariwisata Bali yang akrab disapa Dr. Kade ini menambahkan bahwa harus diakui banyak orang enggan melirik pertanian karena hasilnya yang tidak menjanjikan untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup. Untuk itu, perlu peran pemerintah, akademisi, dan masyarakat agar pertanian di Bali ke depan maju dan mampu memberikan kesejahteraan maksimal bagi masyarakat Bali.

Praktisi pariwisata yang lama berkecimpung di industri ini mengharap pemerintah memberikan dukungan dan bantuan riset bidang pertanian. “Riset pertanian diperlukan untuk bisa mengimbangi sektor pertanian pasca pandemi,” jelasnya. Disamping itu, melalui riset petani akan terbantu dalam hal penyediaan pupuk berkualitas yang juga ramah lingkungan, teknologi pertanian, dan pemasaran sehingga harga hasil pertanian bisa stabil. Ini langkah nyata untuk para petani agar mereka mendapatkan hasil lebih baik.

Dr. Kade memberi saran agar litbang pertanian dan pariwisata perlu ditingkatkan untuk kemajuan Bali kedepan. Pariwisata dan Pertanian harus saling mendukung untuk mewujudkan pariwisata Bali yg berkualitas dan berkesinamungan. “Dengan situasi yang kurang menentu ini, kemungkinan tahun depan pariwisata baru bisa mulai sedikit pulih  dengan catatan kasus Covid-19 mereda”, tutup Dr. Kade saat dihubungi Minggu, 5/6 via telpon.

  • Dibaca: 559 Pengunjung