Yoga, Peserta Didik Denpasar Institute lolos Program Double Degree di Jerman

  • Dibaca: 720 Pengunjung

Yoga, paling ujung kiri, Berpose Bersama Keluarga Setelah Dinyatakan Lulus Program Double Degree di Jerman

Denpasar Institute telah bekerjasama dengan berbagai pihak, termasuk dengan kementerian pendidikan dan kebudayaan melalui pelaksanaan Program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) Luar Negeri Tahun 2019, lembaga pemerintah daerah dan swasta. Kerjasama ini dilakukan untuk bersama-sama meningkatkan SDM Unggul menuju Indonesia Maju. Dengan adanya berbagai kerjasama ini, Denpasar Institute terus meningkatkan mutu lembaga dan memberikan layanan terbaik kepada masyarakat”, ungkap Dwija, Direktur Denpasar Institute.

          Lebih lanjut Dwija menyampaikan rasa bangganya karena salah satu peserta didik atas nama  I Made Yoga Sathya Wibawa yang ikut kelas Bahasa Jerman diterima dalam Program Studi S1 double degree Indonesia-Jerman. Yoga yang saat ini berstatus pelajar di SMAN 1 Kuta Utara dinyatakan lulus SNMPTN di Institut Teknologi Sepuluh Nopember pada program studi S1 Double Degree Teknik Sistem Perkapalan bekerjasama dengan Wismar Hochschule, Jerman. Anak kedua dari pasangan I Ketut Sarka dan Ni Wayan Marta ini memiliki motivasi tinggi untuk dapat mengenyam pendidikan di Jerman. Hal ini nampak dari disiplin diri dan keaktifan berkonsultasi terkait peluang dan tantangan kuliah di luar negeri di Lembaga Konsultasi Pendidikan dan Karir (LKPK) Indokom yang sudah menandatangani MoU dengan Denpasar Institute.

"Dengan mengikuti kursus bahasa Jerman di Denpasar Institute, saya semakin termotivasi untuk belajar dan berkarir di Jerman” ujar Yoga saat dihubungi via telpon. Yoga mengutarakan rasa gembiranya bahwa pada Jumat, 8 April 2020, dia dinyatakan lulus SNMPTN di Institut Teknologi Sepuluh Nopember program studi S1 Double Degree Teknik Sistem Perkapalan dan Wismar Hochschule, Jerman. “Hal ini menjadi langkah awal saya dalam menggapai cita-cita untuk belajar dan berkarir di Jerman. Semoga kakak saya, Oka juga segera menyusul untuk mengikuti program ausbildung di Jerman. Terima kasih banyak saya ucapkan kepada Denpasar Institute yang telah membimbing dan memotivasi saya untuk melihat dunia lebih luas lagi. Vielen Dank”, tambah Yoga dengan penuh antusias.

Menanggapi hal ini, Dwija bangga bahwa Denpasar Institute terus bertumbuh dan sangat mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang menitipkan anaknya untuk dididik di lembaga ini. Hal yang sama  disampaikan oleh Komang Astiari, S.S., M.Hum. selaku Ketua Pusat Bahasa, Seni dan Budaya (PBSB) yang merupakan unit kerja di bawah naungan Denpasar Institute. “Selain kursus bahasa Jerman, Pusat Bahasa, Seni dan Budaya juga menyediakan layanan kursus bahasa Inggris dan layanan terjemahan. Saat ini, unit kerja ini juga membuka kelas semi-private untuk TOEFL & IELTS Preparation” jelas Asti yang juga seorang penulis cerpen dan pelukis. “Dengan prestasi ini dan telah diterimanya izin pengelolaan penerbitan buku ber-ISBN dan Jurnal Ilmiah ber-ISSN skala nasional, Denpasar Institute terus berbenah dan menjaga kepercayaan pemerintah dan masyarakat. Mari kita dukung generasi milenial untuk mampu bersaing di dunia global dengan memberi kesempatan belajar sambil kerja di luar negeri melalui pendidikan vokasi”, tutup Dwija.

  • Dibaca: 720 Pengunjung